Bungkam

Written by Dewi M. Sebayang 0 komentar Posted in: ,

Laki-laki itu melahirkan kata-kata
dari rahim mulutnya.
Dia memuntahkan ribuan kata,
sementara aku kepayahan memunguti,
membasuh, dan kemudian menimangnya.
Laki-laki itu terengah,
kehabisan napas,
dan mulai mengumpat
"aku binatang jalang dari kumpulan terbuang"*,
kemudian dia terkapar.
Dalam mulutnya
ribuan embrio kata mulai berkembang,
tapi buru-buru aku gugurkan
sebelum sempat dilahirkan.

*salah satu bait dari puisi chairil anwar yang berjudul AKU

0 komentar:

Posting Komentar